Beranda > General > Speed And Power Subdit Sarpras

Speed And Power Subdit Sarpras

 

Finalisasi Audio Visual

Finalisasi Audio Visual

Setelah beberapa hari yang lalu, Subdit Sarpras sukses menyelenggaran Finalisasi Standar Sarana dan Prasarana Lembaga Kursus dan pelatihan, di Grand Pasundan Hotel Bandung,  hari ini subdit sarpras kembali ambil jurus cepat dan bertenaga. Finalisasi Nashkah Bahan Ajar Audio Visual

Materi pembelajaran kursus dan pelatihan yang biasanya dilakukan dengan cara konvensional berupa tatap muka antara pendidik dengan peserta didik, maka sudah saatnya kursus dan pelatihan mendesain satu pola penyampaian meteri dengan menggunakan sarana multi media. Demikian sambutan sekaligus pengarahan yang disampaikan oleh Dr. Wartanto, MM Direktur pembinaan kursus dan pelatihan Ditjen PAUDNI Kemdiknas RI.

Sambutan Dr. Wartanto ini disampaikan dalam sesi pembukaan kegiatan Finalisasi Bahan Ajar Audio Visual  kursus dan pelatihan, yang dilaksanakan di Lor-In Hotel Bogor mulai hari ini Kamis, 26 Mei sampai dengan Sabtu, 28 Mei 2011

Dalam satu tahun dibutuhkan 1200 episode  tayangan materi audio visual, kegiatan ini akan ditayangan oleh Indo vision namun karena belum terpenuhi jumlah kuota yang diharapkan, dilakukan kerjasama dengan instansi lain dalam penyusunannya, dan pada tahun 2010 telah dilakukan penyususunan naskah dengan   400  episode tayangan.

Yang penting diperhatikan dalam penyusunan naskah ini adalah : apakah materi yang ditayangkan dapat memenuhi kebutuhan pemirsa atas berbagai bentuk keterampilan yang ada, ditambah lagi dengan model kursus yang ada. Pertama adalah kursus terstruktur adalah kursus keterampilan yang telah memiliki SKKNI SKL dan KBK sehingga dalam penyusunan audio visual diharapkan harus mengacu kepada hal hal diatas.

Materi yang disajikan  harus terstruktur dan tidak meloncat-loncat dari satu episode ke episode berikutnya, yang pada akhirnya memiliki saling keterkaitan dan satu kesatuan yang utuh. dan dapat merubah mindset pemirsa tentang pentingnya penguasaan keterampilan bagi masyarakat.

Jika yang tidak terstruktur adalah program kursus yang belum memiliki SKKNI SKL dan KBK, sehingga bisa penyusunan naskah dilakukan sesuai dengan kebutuhan misalnya bidang kursus peternakan, pertanian, dan lain sebagainya. Bagian inilah yang dimungkinakan memberikan konstribusi yang besar bagi penyusunan materi tayangan.  Penyusunan naskah bahan ajar audio visual diharapkan konsisten mengacu kepada kurikulum, dan identifikasi bagian mana yang merupakan materi yang signifikan.

Kagiatan finalisasi bahan ajar ini, di fasilitasi oleh Subdit Sarana dan Prasarana Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Yang secara langsung di koordinasikan oleh Drs. Sipken Ginting sebagai kepala sub direktorat, Purwanto dan Riza Okto, sebagai tim fasilitator.

Mudah-mudahan dengan upaya ini, akan terus meningkat jumlah tayangan yang semakin variatif, baik dari sisi jenis keterampilan maupun  kualitas produksi tayang yang dihasilkan. Pada akhirnya proses pencerdasan  dan  peningkatan kualitas pendidikan  bangsa bisa dicapai secara berkesinambungan…./Irwan Putra.

Kategori:General
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: