Beranda > Info Kursus > Peran LKP Dalam Mendukung Program MDGs

Peran LKP Dalam Mendukung Program MDGs

Indonesia bergerak mundur dalam mencapai Millenium Development Goals (MDGs) atau Tujuan Pembangunan Milenium yang ditargetkan dapat tercapai pada 2015, demikian hasil laporan dari penelitian yang dilakukan terkait pencapaian MDGs pada 2006.

Pada tataran substansial, sesungguhnya upaya untuk pencapaian terget itu sedang dalam proses, namun pada tataran pemahaman dan perlakukan masyarakat, tampaknya MDGs itu belum merupakan gerakan yang membumi di lapisan masyarakat indonesia.

MDGs, akhir-akhir ini menjadi santer terdengar, setidaknya dalam dua kali tahapan depat capres/cawapres hal ini menjadi tema umum diskusi (debat red) yang juga belum secara tajam mendapatkan perhatian dari capres /cawapres priode 2009-2014.

“Karena parah bencananya, tahun 2006 suatu laporan di Asia Pasifik menunjukkan dibandingkan negara lain, Indonesia termasuk negara yang mundur dalam pencapaian MDGs-nya,” kata Duta Besar Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk MDGs di Asia Pasifik, Erna Witoelar

Erna mengungkapkan, dari laporan tersebut sejumlah negara dilaporkan mengalami kemajuan dalam pencapaian tujuan MDGs, antara lain Vietnam, Malaysia dan Thailand.

“Sementara Indonesia bergerak mundur bersama negara lainnya, seperti Filipina, Nepal, Timor Leste, Papua Nugini, Srilanka,” ujarnya.

Erna mengatakan kemunduran yang dialami Indoensia dan sejumlah negara lain itu terkait dengan konflik politik dan bencana alam yang diakibatkan oleh kerusakan ekologis.

“Orang berantem politik terus sehingga pembangunan tidak maju. Konflik politik menarik mundur upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan, konflik politik yang terjadi di Indonesia juga mengalihkan perhatian pemerintah sehingga masalah sosial yang dihadapi masyarakat miskin menjadi terbengkalai. Padahal

Indonesia yang telah menyepakati MDGs bersama negara-negara lain di dunia harus terus berupaya mengatasi masalah kemiskinan dan pemiskinan di kalangan masyarakat kita.

Masalah kemiskinan dan pemiskinan, sangat erat kaitannya dengan isu-isu sosial seperti rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, pelayanan kesehatan yang tidak terjangkau rakyat miskin, kerusakan lingkungan hidup, meningkatnya angka penderita HIV/AIDS, serta kematian ibu dan balita.

“MDGs bukan hanya berarti asal semua orang bisa sekolah SD sampai SMP, asal ibu tidak mati karena melahirkan, asal anak di bawah usia lima tahun tidak meninggal karena kena penyakit. Tujuan MDG`s tidak hanya itu, tetapi Tujuan pembanguan milenium, selalu dibenturkan dengan persoalan minimnya anggaran yang dimiliki pemerintah. Padahal tujuan-tujuan itu dapat tercapai dan dipenuhi dari anggaran pemerintah baik melalui APBN maupun APBD.

“Kuncinya tata pemerintahan yang baik sangat penting utuk penanggulangan kemiskinan,” katanya.

Seperti diketahui MDG`s dalam istilah Indonesia adalah tujuan pembangunan milenium. Kesepakatan MDGS lahir pada September 2000 dan diprakarsai oleh 189 negara yang bergabung dalam United Nations Member States dimana Indonesia merupakan salah satu anggotanya.

Delapan agenda MDGs yang ingin dicapai pada tahun 2015 ke depan adalah memberantas kemiskinan dan kelaparan, mewujudkan pendidikan dasar bagi semua, mendorong kesetaraan jender dan memberdayakan perempuan, mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lain, menjamin kelestarian lingkungan, dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. (*)

Tampaknya Delapan agenda MDGs Indonesia, harus dilakukan dengan senergi seluruh komponen bangsa, dan lembaga pendidikan tentunya memainkan peran yang sangat vital. Pendidikan yang dimaksudkan bukanlah semata-mata pendidikan formal, lebih dari itu pendidikan non formal berada pada posisi yang sangat strategis untuk mensukseskan dan menentukan pencapaian target MDGs ini….. selanjutnya : http://irwantra.comli.com/

Kategori:Info Kursus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: